Showing posts with label Kisah Jilbab. Show all posts

Saturday

Berhijab Hingga Akhir Hayat

No comments :
ceria - Vetty Alfiarnika jilbaber asal kota  Jogja berusia 20 tahun, menceritakan pertama kali Ia memantapkan hati untuk menjalani salah satu kewajiban sebagai seorang wanita muslimah sesuai dengan yang disebutkan dalam Al-Qur'an, yakni menutup aurat dengan berhijab, adalah ketika Ia duduk di bangku kelas 2 SMA. Walaupun dari keluarganya mendukung niat baik Vetty untuk berjilbab, tapi Ia masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dari teman-temannya sendiri.

Banyak yang turut serta mendukung apa yang telah menjadi pilihannya itu, namun tak sedikut pula yang acapkali berupaya untuk menggoyahkan keputusannya, misalnya dengan memberikan komentar bahwa Ia jauh lebih cantik saat tidak memakai hijab. Tidak bisa dipungkiri bahwa hal tersebut sempat mengganggu pikirannya terlebih dengan adanya stigma bahwa wanita yang berhijab tidak bisa tampil modis dan ketinggalan jaman. Namun, Vetty kembali menguatkan tekadnya untuk konsisten akan pilihan untuk berhijab dan insyaAllah Allah pasti akan membantunya untuk melewati masa-masa tersebut. Dan... alhamdulillah sampai saat ini dan insyaAllah sampai akhir hayatnya akan terus berhijab sebagai wujud rasa cinta Vetty kepada Allah SWT.
- tudung manis -

Friday

Bukan Sekedar Mengikuti Trend Hijab

No comments :
anggun simpel - Aulia Hasanah, nama lengkapnya gadis jilbab asal Jawa Barat yang kini berusia 20 tahun ini mengaku telah berhijab sejak Dia menginjak sekolah menengah pertama (SMP). Lantaraan pada masa itu belum banyak yang memakai hijab jadi orang sekitarnya agak aneh dan kaget melihat perubahan Lia, pegilah sapaan keseharian gadis yang memiliki bakat menari dan modeling tersebut. Apalagi teman-teman SD Lia, banyak yang membicarakan tentang dirinya baik dan buruk tentang penampilan jilbabnya, namun Lia yakin dan percaya diri serta niat karna Alloh, sampai sekarang hijab masih bertahan membalut di tubuh Lia.

Memang tidaklah mudah untuk langsung berubah untuk meakukan hal yang lebih baik, namun dengan berjalannya waktu, akhlak Lia selalu mengikuti penampilannya. Lia jadi lebih anggun, lebih bisa menjaga jarak dengan yang bukan muhrim, serta Ia lebih dekat dengan Alloh.
dan menurut Lia berhijab bukan sekedar untuk mengikuti trend, tapi berhijab adalah perintah yang diwajibkan oleh Alloh untuk semua waita muslimah di seluruh dunia.

Thursday

Mahkota Terindah Wanita Adalah Jilbab

No comments :
ragam remaja- Gadis jilbaber yang satu ini bernama lengkap Shintya Rahmajulita memiliki bakat dalam bidang menyanyi dan juga modeling, cewek hijaber yang kini berusia 20 tahun ini dalam pengakuannya Ia lahir pada keluarga yang sangat islami, Sinta begitulah julukan akabnya, tumbuh bersama Ayah, Ibu serta Kakak yang selalu mengajarkannya tentang indahnya islam.

Ibu dan Kakak tercinta dari neng geulis asal Jawa Barat ini telah menggunakan hijab sejak Santi masih kecil. Ketika Dia melihat Ibu dan Kakaknya menggunakan hijab, Santi heran kenapa mereka menutupi rambutnya, bukankah rambut itu adalah mahkota bagi wanita, bukankah rambut yang membuat wanita terlihat cantik.ketika Santi beranjak dewasa keluarganya meminta agar Santi berhijab namun Santi berkali-kali menolaknya, hingga akhirnya Santi menggunakan hijab untuk salah satu acara, sepulang dari acara tersebut Santi mendapat tawaran untuk menjadi model busana muslim disalah satu butik sejak saat itu Santi pun masuk salah satu agency modeling khusus wanita berhijab, sejak itulah Santi pun semakin sering menggunakan hijab untuk acara photoshoot dan catwalk.
Pengalaman ini membuatnya mengerti mahkota terindah wanita adalah hijab yang diapakai untuk menutupi auratnya.Dengan berhijab wanita akan terlihat lebih cantik dan lebih baik bukan hanya dimata orang-orang tapi yang paling penting dimata Allah.

Wednesday

Berhijab Merasa Tenang Dunia Akhirat.

No comments :
tudung mania - Cewek berjilbab cantik berusia 22 tahun asal Sumatera Utara yang dalam kesehariannya tampil berbusana sederhana dan ceria ini bernama lengkap Fetty Fatimah, menceritakan bahwa pada awalnya Dia mulai berhijab ketika saat itu shalat berjamaah di mesjid bersama teman-teman dan ketika imam melantunkan surah ayat pendek, subhanallah hatinya menjadi tenang dan sangat terharu dengan setiap ayat yang dibacakannya. Saat itu Dia merasa sedih dan berniat menutup aurat, awalnya hanya memakain pakaian sopan dan tertutup saja tidak seperti biasa yang selalu memakai pakaian ketat,hot pants dan lain-lain.

Imah begitulah teman-teman memanggilnya gadis hijaber berparas cantik ini kemudian pada tahun 2009 mulai memutuskan untuk berhijab, keluarga mendukung namun teman-teman banyak yang berkomentar kalau berhijab nanti aura tidak Nampak, muka pun terlihat tua katanya. Tapi Imah tetap berpendirian mengenakan hijab sampai sekarang. Alhamdulillah, akhirnya mereka pun mengikuti jejaknya berhijab. Karena dengan berhijab kita lebih merasa tenang dunia akhirat.

Tuesday

Hijab Jadi Pager untuk Tetap Berusaha Berbuat Baik

No comments :
kenakalan remaja - Tiyasiffa Bifadhlina nama lengkapnya gadis cantik berjilbab usia 25 tahun asal Jawa Barat ini menceritakan kisah berhijabnya berawal sejak Ia duduk di kelas 11. Saat itu, Tiyas nama panggilannya adalah merupakan remaja yang suka mengikuti tren dan berbusana yang Ia dapatkan dari majalah remaja. Waktu itu, wanita berhijab belum bisa se-eksis jaman sekarang.

Hijaber geulis ini pada awalnya mengaku ada rasa ragu serta takut untuk memakai jilbab. Rasa ragu yang Ia rasakan lantaran Ia masih merasa bahwa ibadah yang Ia jalankan masih belum bagus, "shalat aja masih sering bolong-bolong" tuturnya. Perasaan takut tidak bisa istiqamah pun juga menghampirinya karena menurutnya berhijab itu merupakan komitmen yang harus dilakukan seumur hidup, dengan segala tata laku sikap dann ucapan. Masih ada rasa belum ikhlas juga untup nutup kepala, nutup rambut yang jadi kebanggaannya sejak kecil.

Tidaklah mudah memang dalam prosesnya. Banyak ujian yang harus dilewatin. Bertahan ditengah pergaulan remaja yang penuh warna-warni. Tapi bersyukur Alhamdulillah Tiyas berada pada lingkungan orang-orang yang luar biasa, yang selalu support mengingatkan serta membimbing ilmu agama yang selama ini Tiyas lalaikan atau bahkan Ia tak tahu sebelumnya.

Dulu ada yang bilang, ngapain pakai jilbab tapi masih suka ngomongin orang, masih suka su'udzon, masih begini lah begitu lah. Yang penting, hatinya dulu yg dikerudungin. Tapi buat Tiyas, hijab itu wajib. Harus paham arti dan makna dari memakai jilbab, juga ikhlas mejalaninya. Malulah kalau pake hijab tapi shalat masih bolong-bolong, malulah kalau pakai hijab tapi msih "tidak baik".
Hijab jadi pager untuk kita tetep berusaha berbuat baik, menebarkan kebaikan serta menjaga dari hal-hal buruk. Insyaa Allah, selama hati bersih, apapun yg dilakuin akhirnya jadi berkah. Aamiin Yaa Rabbal'alamiin.
- mendesah -

Monday

Berhijablah, Kau Akan Terlihat Cantik

No comments :
cerita seru - Diah Widyah Lestari mojang Jilbaber Jawa Barat umur 21 Tahun ini menceritakan kisah pengalamannya dalam berhijab saat pertama kali orang tua-nya menyuruh Diah untuk mengenakan jilbab pada umur 13 tahun dan saat itu Diah baru saja lulus SD mau masuk SMP. suatu pengalaman yang sangat berharga ketika Ia harus menjalankan apa yang di perintahkan oleh orang tua untuk melaksanakan atau belajar menutup bagian tubuh dari pandangan laki-laki diluar muhim sebagaimana layaknya kita sebagai seorang wanita muslim yang taat, karena dengan menutup lekuk tubuh bagian dada akan lebih terlihat indah dengan jilbab.

Walaupun pada awalnya, gadis hijaber berparas cantik ini tidak memakai hijab lantaran dulu menurutnya memakai hijab itu terlihat norak, namun setelah Diah melihat kakak sepupunya memakai hijab, Diah jadi mikir kenapa kakaknya memakai hijab masih terlihat cantik, sopan dan modis oleh karenalah Diah berniat untuk memakai hijab. karena terdoong ingin terlihat catik seperti kakaknya, itu pemikiran Diah waktu Ia masih kecil seiring bertambahnya umur, Diah jadi tambah bangga kepada dirinya sendiri, dengan tertutupnya aurat Diah lebih bisa terlihat lebih baik , cantik dan modis

pesan dari Diah untuk para wanita yang belum menutup auratnya, tutuplah sedikit demi sedikit auratmu , karena itu wajib bagi seoang wanita yang beragama islam serta jangan takut tidak terlihat cantik dan modis. Jaman sekarang pun wanita berhijab masih bisa terlihat cantik dan tetap modis dalam berpakaian muslim.
- awek tudung -

Friday

Perawat Jilbaber dalam Pencarian Kerja

No comments :

cerita hot - Yovinda Edi Putri jilbaber cantik berusia 24 tahun yang berprofesi sebagai seorang perawat di salah satu rumah sakit swasta di Kota Jakarta ini mulai mengenakan jilbab sejak duduk di bangku SMA. Pada saat itu memang sudah program sekolah mewajibkan siswi yang beragama islam untuk memakai kerudung di sekolah. Namun sejak SMP, Ia sudah mulai mengikuti perlombaan fashion show dengan memakai baju muslimah.

Dalam penuturan kisahnya, awek tudung yang memiliki bakat dibidang modeling dan menari tarian tradisional ini menceritakan pengalamannya yang paling berkesan adalah pada saat Putri melamar pekerjaan di rumah sakit-rumah sakit swasta di Jakarta. Sangat susah untuk mendapatkan pekerjaan,namun setelah didapatkan mudah untuk melepaskan tawaran yang diberikan. Pada umumnya rumah sakit swasta tidak memperbolehkan perawat untuk memakai Hijab pada saat jam kerja. Mereka boleh datang dan pulang dengan memakai Jibab.Tapi tidak pada saat bekerja. Namun pihak rumah sakit tetap memberikan waktu untuk shalat dan mengaji. Setelah lulus tes psikologi dan tes bidang keperawatan, Putri dipanggil untuk wawancara.Pertanyaan pertama yang diberikan kepadanya adalah
karena ini berkaitan dengan iman dan keyakinan seseorang dan kami sangat menghargai itu,kami harus bertanya terlebih dahulu,apakah anda bersedia untuk melepas hijab saat jam kerja?

Thursday

Jilbaber Yang Awalnya Ingin Jadi Gadis Sampul

No comments :

model - Rahma Solihah gadis cantik berhijab asal kota Jakarta yang kini berusia 21 tahun ini mengaku mulai berjilbab disaat Ia Sekolah dibangku SMP. Ketika itu Rahma yang nama sapaan akrabnya mulai  mengenakan jilbab lantaran keinginan sang Bunda. Pada awalnya tidak tidak mau mengenakan jilbab seperti yang disarankan oleh Ibunya, namun suatu ketika tabloid dan majalah-majalah yang biasa Rahma baca dirobek dan dibuang oleh Ibunya. Karena Ibunya tahu, bahwa Rahma sempat berkeinginan untuk menjadi model/gadis sampul.

Jilbaber cantik yang memiliki bakat menyanyi dan akting ini pada awalnya merasa terpaksa mengenakan hijab. Dihari-hari pertama dan beberapa minggu, sempat merasa panas dan gerah. Namun, lama-lama sudah terbiasa dan merasa nyaman. Justru banyak hal hal indah yang Rahma temui dengan berhijab. Banyak yang mengarahkan dan memperlakukannya dengan lebih baik dan lebih sopan. Begitu pula dengan pergaulan, Rahma akhirnya mengikuti kegiatan Rohis dan banyak ilmu yang Ia dapat dan merubah niat saya menjadi lebih baik saat itu sampai sekarang ini dalam berhijab.
- cewek anggun -

Wednesday

Merasa Seperti Tak Memakai Baju dan Sering Digoda Lelaki

No comments :

cerita dewasa - Tria Amandasari namanya, cewek cantik berjilbab berusia 21 tahun asal Kota Jakarta yang gemar berpenampilan dengan hijab yang Simple, Chic dan Elegan ini menuturkan bahwa Ia mulai mengenakan jilbab sejak masuk kuliah di salah satu universitas Islam terkemuka dikota dimana Ia tinggal. Tria, begitu nama panggilan akrabnya mengaku pada awalnya Ia berhijab merasa bingung lantaran sebelumya gadis berparis cantik ini belum pernah memakai jilbab sama sekali. Untuk sekedar memakainya saja Ia tidak tahu mesti gimana, hal tersebut dikarenakan biasanya, ketika menghadiri acara pengajian, Tria memakai jilbab yang langsung pakai (jilbab instant).

Namun dengan seiring berjalannya waktu, Tria lama-kelamaan sudah terbiasa dan mulai belajar pakai kerudung yang modis, tapi belum ada niat untuk memakai jilbab di luar kampus. entah karena kebiasaan atau memang udah nyaman. saat Tria keluar rumah tanpa berjilbab, rasanya kok seperti terbuka sekali dan suka sekali diusilin lelaki kalau lewat. setelah memantapkan hati, akhirnya Gadis yang memiliki bakat dibidang Presenter, Tari Saman, Reporter ini memantapkan diri untuk sepenuhnya berjilbab, memang masih ada yang suka iseng jika lewat depan lelaki, tetapi isengnya agak sopan, yakni mengucapkan salam.
- hitam mania -

Monday

Tetap Memilih Berjilbab Walau Kena Denda 10 Juta

No comments :

single - Suryani Wahyu Lestari namalengkapnya, gadis berparas cantik saat ini masih berstatus sebagai mahasiswi di STISIP Persada Bunda Pekanbaru Jurusan Ilmu Komunikasi  ini memutuskan menutup seluruh auratnya (memakai jilbab), setelah Ia dirawat beberapa hari di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru.

"Saya memutuskan memakai jilbab sekitar dua minggu setelah keluar dari rumah sakit. Sebelumnya saya terus didukung abang kandung saya dan sahabat-sahabat saya menggunakan jilbab, namun jujur saja ketika itu hati saya belum tergerak ke sana (memakai jilbab). Saya waktu itu masih berfikir, kalau ibadahnya belum mantap, jangan dulu pakai jilbab. Anehnya, dua minggu setelah keluar dari rumah sakit, Bulan Ramadan lalu, saya merasa tidak pantas lagi dan merasa malu memakai rok pendek. Saya berfikir, bagaimana kalau sedetik lagi nyawa saya dicabut malaikat, sementara saya dalam keadaan tidak menutup aurat," cerita gadis yang akrab dipanggil Ayi tersebut, Minggu (31/8/2014).

"Saya jadi malu, karena ketika memakai rok pendek, kemana pun saya pergi saya merasa laki-laki selalu memperhatikan bagian tubuh saya yang tidak tertutup. Di tempat kerja, karena harus memakai rok agak pendek saya juga merasa tubuh saya selalu jadi sasaran mata laki-laki, sehingga saya merasa malu dan tidak nyaman," sambungnya.

Setelah memakai jilbab, Suryani mengaku merasa hidupnya lebih nyaman dan lebih terhormat sebagai perempuan. Ibadahnya juga lebih baik dibanding sebelumnya. "Rasanya ibadah saya juga lebih khusyuk. Mungkin jilbab yang saya pakai sekarang belum termasuk kategori jilbab syar'i, tapi saya yakin Allah akan mengarahkan saya ke sana (hijab syar'i)," harapnya.

Ada beberapa konsekuensi yang harus diterima Ayi terkait keputusannya menggunakan jilbab, salah satu di antaranya dia harus mengundurkan diri sebagai karyawati salah satu bank swasta, sebab karyawati bank tersebut tidak dibolehkan menggunakan jilbab. "Banyak orang bilang saya bodoh karena mundur sebagai pegawai bank hanya gara-gara jilbab. Biar saja orang bilang saya bodoh, karena saya sangat yakin, keputusan yang saya ambil adalah yang terbaik bagi saya," ucapnya dengan mantap.

Suryani tidak hanya harus mundur, namun juga membayar denda Rp10 juta kepada bank bersangkutan, sebab mundur sebelum masa kontrak kerja berakhir. "Meskipun harus mundur dan membayar denda, tapi saya tetap bersyukur pernah bekerja di bank tersebut, karena di sana saya berkesempatan belajar dengan orang-orang hebat," ungkapnya.

Gadis yang lahir di Kota Pekanbaru tahun 1995 ini mengaku, ibunya termasuk orang yang kaget ketika dia menyatakan ingin memakai jilbab. "Namun setelah saya menjelaskan alasannya, ibu saya akhirnya bisa memahaminya dan mendukung keputusan saya," jelasnya.

Ayi melanjutkan, masalah lain yang dihadapinya ketika awal memutuskan berjilbab adalah pakaian yang dimilikinya sedikit sekali yang bisa dipadukan dengan jilbab. "Karena dulu saya sering shooting dan ikut modeling, jadi pakaian saya itu umumnya seksi," ujarnya.

Kini, setelah berjilbab, dia juga harus menolak tawaran pekerjaan dari dunia entertain. "Padahal dulu, shooting itu termasuk hobi terbesar saya, tapi setelah berjilbab saya tak mau lagi menggunakan pakaian pendek. Jadi saya juga harus kehilangan dunia keartisan, padahal dulu cita-cita besar saya tu menjadi artis," urainya.

"Tapi saya tak menyesal. Selagi saya selalu berusaha berada di jalan Allah, saya yakin Allah selalu bersama saya. Innallaha ma'ashobirin, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar," kata Ayi dengan mantap.

Dengan telah memutuskan menggunakan jilbab, gadis manis ini berharap dia bisa terus memperbaiki dirinya sesuai tuntunan Agama Islam, sehingga nantinya benar-benar menjadi wanita soleha. "Mudah-mudahan jadi bidadari syurga. Amin," ucapnya.

Ayi berharap bisa segera mendapatkan pekerjaan yang baik, yang tidak menghalanginya mematuhi ajaran agama yang diyakininya. "Mudah-mudahan saya bisa bekerja di bank syariah nantinya," harap Ayi.

"Dan yang lebih penting, mudah-mudahan dengan berjilbab, Allah akan memilihkan lelaki yang sangat soleh dan bertanggung jawab sebagai jodoh saya. Amin," harapnya lagi.
- goriau -

Sexy dan Cantik Tidak Harus Memamerkan Lekuk Tubuh

No comments :

awek tudung - Mutiara Hayu, gadis hijaber berparas cantik berkulit ini yang dulunya dalam berbusana kesehariannya selalu memakai hot pants dan mini dress. Namun semenjak 02 Agustus 2010 saat masih duduk di bangku SMA Ia telah memantabkan niat hati untuk memakai jilbab. gayung pun bersambut, apa yang yang telah menjadi niatan Ayu mendapat dukungan penuh oleh keluarga tercinta dan lelaki yang insyaAllah menjadi imam dimasa depannya.

Niat Ayu untuk berbusana dengan hijab lantaran pada suatu ketika, Ia merasa risih karena melihat seorang wanita yang berpakaian minim seperti halnya yang sering Ia kenakan dalam kesehariannya. Sejak itu Ayu mengukuhkan kepada diri sendiri, bahwa aurat yang diperlihatkan kedepan orang-orang itu sebenarnya tidak pantas. Ayu mengibaratkan seperti sebuah kue, kue yang dibungkus dan terletak didalam etalase akan lebih banyak disukai orang daripada kue yang terletak diluar tanpa penutup yang gampang saja dihinggapi lalat kapanpun.

Wahai para wanita islam, Jilbab itu tidak tergantung hati, melainkan kewajiban diri. Jika diri sudah terjilbab, maka hati akan ikut terjilbab. Sexy tidak harus terbuka, Cantik tidak harus memamerkan aurat.
- bandung lovers -

Wednesday

Widya Ningrum dari Seksi menjadi Feminim

No comments :

kisah kita - Widya nama panggilannya, wanita yang penuh talenta, berbagai aktifitas pernah Ia geluti diantaranya mulai dari Master of Ceremonies (MC) dan penyiar serta terpilih menjadi Brand Ambassador Kopi Original Luwak di PT Coffindo.

Gadis manis berambut gelombang yang dulunya sering dipertontonkan kepada semua orang yang kini telah Ia tutup dengan balutan kain jilbab. Sebelum mengenakan hijab, cewek cantik yang bernama lengkap Widya Ningrum ini sering mengikuti style rambut yang cerah dan tampil seperti model tampil seksi dalam penampilannya.

Dara manis asal Kota Medan, Sumatera Utara ini kini dalam berbusananya Ia lebih menghindari pakaian yang menampakan keseksian lekuk tubuh namun lebih condong memilih gaya penampilan yang feminim.
 
Perubahan gaya dalam penampilan Widya, Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi- Internasional Bisnis Management Indonesia (STIE-IBMI) Medan ini merasa lebih nyaman pakai hijab dibanding gayanya yang dulu mengumbar aurat.

Widya sendiri mengakui bahwa apa yang dipilihnya sekarang ini dalam bepenampilan dengan hijab tidak ada pengaruh dari siapa pun untuk pakai jilbab namun timbul keinginan sendiri. Dengan berjilbab Widya merasa lebih percaya diri serta kelihatan lebih anggun, feminim, bahkan lebih cantik dibandingkan dulu saat menjadi seorang brand ambassador, jadi tuntutan kerja harus berpakaian wanita karir, tapi bawaannya terkesan kelihatan trlalu sexy. ( awek tudung )

Friday

Shinta Bachir Berjilbab Hindari Niat Jelek Pria

No comments :


cerita gadis kerudung - Shinta Bachir artis cantik yang memiliki tubuh seksi kelahiran Wonosobo, 7 Februari 1986 ini namun lantaran ia sering mengenakan pakaian yang memperlihatkan keindahan lekuk tubuhnya, maka sebagian besa masyarakat memberikan imej kepadanya sebagai artis seksi. Bahkan sering kali Ia mengalami beberapa kali pria yang pernah dekat dengannya tidak memiliki niat baik.

Karena itulah artis beberapa hari ini menjadi pemberitaan media masa Indonesia ini betekat untuk mengenakan jilbab dalam kesehariannya. Seperti penuturannya  pada wartawan kapanlagi “Hijab ini hidayah buat saya. Saya juga sudah capek, sampai saya menemukan titik jenuh dan saya ketemu laki-laki juga nggak ada yang benar mungkin karena imej saya seksi. Kalau mau mendapatkan yang baik, kita harus baik”.

- petamboran mania -

Monday

Cerpen Coretan Perasaan Hati

No comments :

cerita jilbaber - Setiap orang memiliki cara sendii dalam mengungkapkan perasaannya, ada yang mereka tuangkan apa yang mereka rasakan dengan melukis dengan media kanvas atau dengan merangkainya menjadi sebuah syair lagu dan masih banyak lagi cara yang tentunya tiap orang memiliki caranya sendiri-sendiri.

Sama halnya dengan Fajar Handayani, gadis cantik berjilbab kelahiran kota Banyuwangi, Jawa Timur ini. Disaat ia mendapatkan ide di pikirannya, yang dilakukannya adalah mencari lembaran kertas kosong kemudian dengan lentik jarinya menari merangkai kata demi kata, kalimat demi kalimat dan paragraf demi paagraf hingga menjadi sebuah cerpen.

Menulis sebuah cerpen adalah hobi atau kegiatan yang sangat Ia sukai, dengan menulis cerpen Ia bisa melampiaskan apa yang dirasakannya kesedihan, kegembiraan terangkai dalam sebuah tulisan. Kadang disaat Ia merindukan suatu kejadian yang baginya adalah merupakan sebuah momen yang tak terlupakan maka Ia membuka dan membacanya sembari kembali mengenang kejadian itu.
- banyuwangi mania -

Sunday

Berhijab Menyenangkan dan Bermanfaat

No comments :
tudung - Dewi Ikariningtyas , hijaber imut kelahiran Purworejo, Jawa Tengah yang kini telah berdomisili di kota bekasi menceritakan tentang hijabnya.

"Dahulu aku tidak sangat tidak suka memakai jilbab, menurutku ribet, panas dan kuno, aku tida akan terlihat cantik dengan hijab. Tapi semenjak Aku mencoba untuk memakai, Aku malah lebih nyaman dan cantik. Alhamdulillah, Allah memberiku hidayah untuk segera memakai jilbab, Aku sangat senang sekali bahkan kini Aku bisa membantu teman-temanku untuk memakai jilbab juga,dan membantu mereka dalam hal memakai jilbab. Berhijab itu menyenangkan dan banyak manfaatnya" tutur dari lulusan SMK N 3 Purworejo ini



Tuesday

Putri Gadis Cantik dari Pamekasan Madura

No comments :
jilbab jatim - Putri Fajaria Anggraini gadis cantik berhijab yang memiliki kulit putih yang merupakan lulusan SMA Negeri 1 Pamekasan dan kini meneruskan studinya dengan memilih jurusan Pendidikan Dokter Umum di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menuturkan bahwa dulu Putri merasa resah mengenakan jilbab, karena rambutnya yang hitam dan panjang membuat Putri merasa lebih percaya diri dan cantik tanpa jilbab, dan berpikir wanita berjilbab kesanya cupu dan tidak gaul.

Sampai suatu ketika Putri ada 1 acara yang diwajibkan memakai jilbab, ternyata ketika teman-teman melihatnya berjilbab Ia lebih cantik berjilbab, subhanallah benar ternyata kalau semua wanita pasti lebih cantik jika berjilbab begitupun hati dan auratnya.

Wednesday

Anita Jilbaber Tomboy asal Curup Bengkulu

No comments :

awek tudung - Anita Puspita Dewi seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya jurusan Oseanografi yang berhijab chubby ini menuturkan bahwa pada awalnya Ia hanya nyoba-nyoba makai jilbab, Namun setelah itu jadi ketagihan. waktu SMA juga di wajibkan memekai tudung, cuma masih belom mau memakai jilbab, kebetulan waktu kuliah itu ada bimbingan dari kampus tentang agama yaitu AMKAI. disana cuma Anita sendiri yang tidak memakai hijab diantara anggota yang lain.

Gadis manis asal Curup Bengkulu ini gemar bermain futsal yang berposisi sebagai pemain tengah, selain itu juga di kampus Anita suka di panggil cowo karena mungkin gayaku yang agak sedikit tomboy, padahal tidak juga menurutnya. namun waktu pertengahan puasa tahun 2010 Anita mengaku mulai mengenakan jilbab hingga saat ini.

Tuesday

Jilbab Evi Mahasiswi UMY

No comments :
tudung kampus - Evi Zahirotul Hikmah nama lengkapnya gadis imut berjilbab asal kota Klaten yang kini berstatus mahasiswi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jogja ini menceritakan kisah jilbab nya, Evi dari kecil dibesarkan dilingkungan yang akrab dengan keagamaan. Sejak Ia masih sekolah TK hingga sekarang ini Evi yang telah duduk dibangku kuliah yang notabennya kental dengan keagamaan .

Terkecuali pada saat Evi duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama, Evi disekolah negeri bukan lagi disekolah yang kental dengan agama, sewaktu aku duduk dibangku SMP sempat kelas 1 Evi tidak memakai jilbab, namun pada saat kenaikan kelas dua ayahnya menyuruh untuk menggunakan seragam yang panjang dan menggunakan jilbab Evi pun nurut saja, Namun sekarang Evi selalu berhijab ketika harus keluar rumah.
- DEwasa -

Sunday

Elsha, Tak Seorangpun Mampu Memaksa Melepaskan

No comments :
baju - Hijabers geulis benama lengkap Siti Elsha Fauziah  yang saat ini tinggal di Kota Bandung, gadis yang memiliki senyuman manis ini merupakan alumni dari Yayasan BPI Bandung Angkatan 2009 dan kini Elsha bekerja di Mobads Telkomsel 2012 hingga sekarang

Dalam suatu kesempatan, saat mengikuti kontes foto, Elsha menceritakan sedikit kisah berhijabnya bahwa
waktu itu Elsha baru lulus Sekolah Dasar dan Elsha merasa terpasak menggunakan jilbab, Namun setelah 10 thn lebih Elsha menggunakan jilbab, tidak akan ada seorangpun yang mampu memaksa Elsha untuk melepaskannya!!!
- DEwasa -

Monday

Kisah Hijab Mestika Calon Bidan

No comments :
kerudung kampus - Jilbaber calon bidan bernama lengkap Mestika Akhirunnisa Khair saat ini berusia 19 th, sedang menempuh kuliah di AKBID Karsa Mulia Kota Semarang
asal Jakarta.

Gadis cantik yang memiliki pipi embem ini menceritakan secara singkat kisah berhijabnya bahwa,
Saat itu Tika (nama pangilan nya) yang masih duduk dibangku kelas 3 SMP, orang tua nya menyuruh untuk menggunakan jilbab. Padahal, Tika pada saat itu masih ingin memamerkan keindahan rambutku yang dapat Ia mainkan. Akhirnya, orang tuanya memberikan waktu sampai Tika lulus SMP. awalnya memang Tika senang, tapi Ia berpikir kakak-kakaknya tetap terlihat cantik, bahkan lebih cantik saat mereka memakai jilbab. Lalu Tika pun memutuskan untuk memakai jilbab pada saat itu.

Pada esok harinya , saat masuk sekolah, pertama kalinya Tika memakai jilbab diantara teman-temannya banyak yang terkejut dengan penampilan Tika, Ada yang mensupport namun ada pula yang beranggapan dengan jilbab Ia akan susah untuk beraktifitas/kegiatan. Namun hal itu tidak terbukti, jilbab tidaklah penghalang dalam berkreatifitas.
- DEwasa -