Showing posts with label Berita. Show all posts
Tuesday
8 Negara Masuk Semi Final World Muslimah 2013
Ajang penganugerahan penghargaan bagi muslimah berprestasi World Muslimah 2013 telah memasuki babak semifinal dengan terpilihnya 100 remaja muslimah dari 8 negara terpilih yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Afganistan, Bangladesh, Iran, Nigeria dan Amerika Serikat.
Remaja dengan segudang prestasi nasional dan internasional tersebut berhasil mengalahkan remaja asal Turki dan Maroko yang juga ikut berpartisipasi dalam pemilihan yang diinisiasi oleh World Muslimah Foundation (WMF) dari Indonesia ini.
Penjurian yang berlangsung di kantor Kompas.com pada Senin (22/7) menghadirkan tujuh juri yang berkompenten untuk menilai potensi peserta untuk menjadi Top 100 Semifinalist yang selanjutnya berpeluang menjadi finalis dan pemegang mahkota "Crown of Modesty" dari World Muslimah 2012, Nina Septiani. Dewan juri tersebut adalah Carolina Septerita (Wardah Cosmetics), Fikri Hidayat (Kompas.com), Lea ELAFARA ( Penyanyi & Pengusaha Muslimah), Agoes Noegroho (Pelukis Kaligrafi & Budayawan), N. Imam Akbari (ACT Foundation), S. Artaty (Mumtaaz Boutique) dan Eka Shanty (Founder & CEO World Muslimah Foundation).
Sesuai dengan tema "Peace & Humanity" yang diangkat dalam penyelenggaraan 3rd Annual Award of World Muslimah 2013, peran dan tugas pemenang World Muslimah yang akan datang akan difokuskan sebagai Duta Kemanusiaan untuk menyuarakan berbagai isu krusial yang menyangkut Islam dan keberpihakannya pada perempuan.
Setelah terpilih menjadi semifinalis, peserta akan diminta mengirimkan video dokumenter berdurasi maksimal 3 menit tentang diri & keluarganya, kegiatan sehari-hari serta contoh kemampuannya membaca ayat suci Al Qur'an.
Remaja dengan segudang prestasi nasional dan internasional tersebut berhasil mengalahkan remaja asal Turki dan Maroko yang juga ikut berpartisipasi dalam pemilihan yang diinisiasi oleh World Muslimah Foundation (WMF) dari Indonesia ini.
Penjurian yang berlangsung di kantor Kompas.com pada Senin (22/7) menghadirkan tujuh juri yang berkompenten untuk menilai potensi peserta untuk menjadi Top 100 Semifinalist yang selanjutnya berpeluang menjadi finalis dan pemegang mahkota "Crown of Modesty" dari World Muslimah 2012, Nina Septiani. Dewan juri tersebut adalah Carolina Septerita (Wardah Cosmetics), Fikri Hidayat (Kompas.com), Lea ELAFARA ( Penyanyi & Pengusaha Muslimah), Agoes Noegroho (Pelukis Kaligrafi & Budayawan), N. Imam Akbari (ACT Foundation), S. Artaty (Mumtaaz Boutique) dan Eka Shanty (Founder & CEO World Muslimah Foundation).
Sesuai dengan tema "Peace & Humanity" yang diangkat dalam penyelenggaraan 3rd Annual Award of World Muslimah 2013, peran dan tugas pemenang World Muslimah yang akan datang akan difokuskan sebagai Duta Kemanusiaan untuk menyuarakan berbagai isu krusial yang menyangkut Islam dan keberpihakannya pada perempuan.
Setelah terpilih menjadi semifinalis, peserta akan diminta mengirimkan video dokumenter berdurasi maksimal 3 menit tentang diri & keluarganya, kegiatan sehari-hari serta contoh kemampuannya membaca ayat suci Al Qur'an.
Sunday
Mesir Perbolehkan Presenter Berjilbab Tampil di TV
Kabar berita bagus bagi Bidadaris di Mesir bahwa untuk kali pertama dalam siaran acara TV di Mesir setelah beberapa dekade dilarang mengenakan jilbab dalam penyiaran di Mesir, Sabtu 1 September 2012, terlihat penyiar-penyiar yang berjilbab di channel Nile News dan Channel Mesir dalam pembawa berita dan presenter talkshow.
Setelah tejadi reformasi di Mesir sekarang televisi Mesir menyetujui tampilnya penyiar wanita dengan mengenakan jilbab di layar televisinya, diantara mereka adalah presenter Narmein Al-Baithar di Channel Al-Ula, Fatimah Nabil, Sarah Al-Syinawi dan penyiar lain yang berada di Channel Nile News. Keputusan dibolehkannya penyiar berjilbab berlaku pada hari Sabtu kemarin.
Friday
Punk Muslim : Shalat dan Ngaji Tetap Jalan
Tentu bidadari tahu tentang anak punk, dengan gaya yang khas rambut model mohawk, telinga hidung bibir dan bahkan lidah penuh dengan tindikan serta penggunaan rantai, peniti, dan barang-barang lainnya yang bagi masyarakat umum tidak lazim digunakan dalam berpakaian.
Tapi Punk Muslim berikut yang diberitakan oleh rimanews.com jauh berbeda berikut adalah beritanya yang istana dapatkan saat googling.
Berikut adalah isi beritanya, Tak selamanya komunitas Punk identik dengan ideologi perlawanan dan kebebasan tanpa aturan. Pasalnya, di Jakarta ada komunitas Punk Muslim.
Komunitas ini terbentuk dari pertemanan lima orang pengamen yang biasa mengamen di kawasan Terminal Pulogadung, Jakarta Timur. Mereka mengartikan Punk dengan singkatan Pemuda Unik dan Kreatif.
Nama muslim ditempelkan dibelakangnya karena mereka memiliki konsep agar yang bergabung bisa kembali ke jalan agama. Maka tidak heran jika di sanggar mereka sering digelar acar pengajian, dan kegiatan religi lainnya.
“Setelah masuk Punk Muslim, dan gue baru sadar. Oiya ya, hidup gue nggak ada artinya di jalanan,gue harus berubah. Kita boleh hancur dalam penampilan tapi jangan lupa salat dan mengaji,” kata Anggi, salah satu anggota Punk Muslim.
Sama seperti muslim lainnya, komunitas ini setiap bulan Ramdan akan menjalani puasa. Bahkan, setiap Ramadan tiba di sanggar mereka diadakan pesantren jalan.(rimanews)
Thursday
Kontroversi Foto Perempuan Bercadar Pegang Bra
Foto yang diambil seorang mahasiswi seni bernama Sooraya Graham ini memperlihatkan seorang perempuan berjilbab memegang bra ketika sedang mencuci. Ia mengatakan hal ini dilakukannya sebagai bagian dari kebebasan berekspresi.
(forum.tribunnews)
Wednesday
10 Artis yang Memutuskan Berjilbab
Menjadi artis tak selamanya harus berpakaian seksi nan menggoda. Banyak selebriti Indonesia yang belakangan membuktikan hal sebaliknya. Mereka memutuskan untuk memakai busana muslimah, dan tetap eksis di jagad hiburan. Berikut adaah artis yang memutuskan berjilbab menurut yang dilansir oleh detikHot
1. Marshand
Pada tahun 2010 yang lalu Ia memutuskan untuk memakai jilbab, kariier artis yang berwajah cantik ini pun semakin menanjak. Dengan mengenakan jilbab Marshanda pun terlihat lebih dewasa. Masyarakat seperti 'dilupakan' dengan aksi YouTube Marshanda yang sempat menghebohkan sebelumnya. Ia bertransformasi lewat jilbab setelah kejadian itu.
2. Eddies Adelia
Artis sinetron cantik cantik Eddies Adelia memutuskan berjilbab dalam hidupnya pada pertengahan 2010.
Dengan keputusan berjilbab banyak pria yang terkesima olehnya. Eddies pun mengaku banyak pria yang mendekatinya setelah dirinya memakai jilbab.
3. Zaskia Shungkar
Dari pengakuannya, Zaskia Shungkarmeminta izin terlebih dahulu kepada suaminya, Irwansyah sebelum Ia memutuskan untuk berhijab. Dan pada awal 2012 Zaskia pun berjilbab, setelah Zaskia memperoleh izin darisuaminya. Banyak para fans menyambut baik keputusan Zaskia untuk berjilbab. Bahkan ada fans yang mengikuti jejaknya.
4. Risty Tagor
Artis dan ibu muda Risty Tagor memutuskan untuk memakai jilbab dalam hitungan bulan belakangan. Risty pun mengaku banyak perubahan dalam hidupnya setelah memakai jilbab.
Istri Rifky Balweel itu mengungkapkan, dirinya lebih sabar setelah memakai jilbab. Apalagi dalam mengurus buah hatinya, Arsen Raffa Balweel.
5. Nuri Maulida
Dikenal sebagai artis yang cantik nan modis, Nuri Maulida pun bertransformasi menjadi perempuan dalam balutan busana muslimah. Namun, meski berjilbab ia tak menanggalkan gaya modisnya.
Nuri memutuskan memakai jilbab sejak pulang umroh beberapa bulan lalu. Kini, ia pun mengaku lebih menjaga tingkah lakunya setelah memakai jilbab.
6. Peggy Melati Sukma
Perceraian dengan sang suami Wisnu Tjandra pada November 2011 lalu sepertinya banyak mengubah Peggy. Salah satunya, Peggy pun memantapkan diri untuk menggunakan jilbab.
Bintang sinetron 'Gerhana' itu sepertinya sangat menikmati penampilan barunya itu. Ia mengaku mendapat hidayah hingga memutuskan untuk berjilbab.
7. Dhini Aminarti
Artis cantik Dhini Aminarti berencana untuk memantapkan dirinya untuk memakai jilbab mulai 2012. Dhini pun mengaku menunggu mendapat hidayah hingga akhirnya memutuskan untuk menggenakan busana muslimah.
Dibeberapa kesempatan, istri Dimas Seto itupun sudah terlihat menggunakan busana muslimah.
8. Rachel Maryam
Artis dan politisi Rachel Maryam akhirnya memutuskan memakai jilbab ketika bertemu dengan suaminya Edo pada awal 2012. Banyak pihak yang menyebut keputusan Rachel karena dorongan dari sang suami.
Namun belakangan bintang film 'Arisan' itu membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya memang sudah lama ingin memakai jilbab.
9. Desy Ratnasari
Hidayah memakai jilbab juga menghampiri artis senior Desy Ratnasari. Pelantun 'Tenda Biru' itu menuturkan, dirinya sebenarnya sudah lama ingin memakai jilbab. Tapi, keinginan itu selalu tertunda hingga akhirnya mantap untuk memakai jilbab pada akhir 2011.
10. Omas
Kata siapa pelawak tak pantas pakai jilbab? Pelawak Omas pun seolah menjawab pertanyaan itu.
Omas yang sejak 2006 lalu memutuskan memakai jilbab mengaku tak terganggu pekerjaannya. Bahkan, Omas mengaku lebih dihargai setelah memakai jilbab.
Sumber detikHot dan Foto Berbagai Sumber
Tuesday
Hijabers Community Budaya Baru
Anak-anak muda perempuan muslim yang menggunakan kerudung sebagai busana sehari-hari tergabung dalam Hijabers Community. Bukan sekadar cantik tampilan luar, mereka melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas kecerdasan spiritual. Juga menampa diri sebagi pengusaha muda yang tangguh. Apa dan siapa mereka, juga bagaimana mereka menyambut Ramadhan ini? Simak semuanya di sini. Marhaban ya Ramadhan.
Jalan Raden Saleh No. 55 Cikini, basecampnya Hijabers Community. Di sini mereka membuka butik yang memasarkan merek busana muslim trendi rancangan sendiri, menyediakan salon kecantikan khusus untuk muslimah, dan tentu saja menyediakan tempat untuk pengajian rutin sebulan sekali.
“Kami ingin membangun mal muslimah, dimana semua kebutuhan muslimah tersedia di sini, ” kata Bayi Nurhayati, salah satu pengurus HC, tepatnya di bagian pengembangan komunitas, yang juga pemilik salon muslimah.
Pengajian Sambut Ramadhan
Sabtu di awal Juli, di sebuah ruangan di gedung ini, ratusan anggota HC mengadakan pengajian untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. “Kami mendapatkan pengetahuan dan kawan-kawan baru,” kata Wifda Ul Husna, salah satu peserta pengajian.
“Karena mendekati Ramadhan, Ustadzah menyampaikan hal-hal terkait puasa. Misalnya, kan, perempuan puasanya suka bolong-bolong karena haid, mungkin banyak yang kurang tahu bagaimana cara membayar puasa, harus puasa lagi atau bayar fidiyah saja. Ustadzah juga menjelaskan tata cara mandi wajib. Katanya, banyak perempuan masuk neraka, bukan karena buka aurat, tapi karena mereka tidak tahu cara bagaimana mandi wajib. Ustadzah menyampaikan banyak hal dan kami berdiskusi,” tutur Wifda.
Usai pengajian, para pengurus HC merencanakan serangkaian acara menarik untuk mengisi bulan Ramadhan. Minggu pertama mengadakan talkshow di Masjid At Tien TMII. Minggu kedua buka puasa bersama anak yatim dan pengajian. Minggu ketiga, bersama remaja Islam, membuat Cut Meutia Fashion guide.
“Minggu keempat pulang kampung, hehehe…. Maksudnya itu minggu persiapan bagi kami untuk menyambut Lebaran bersama keluarga kami masing-masing. Sudah, jangan lagi ada acara, ini saja sudah sibuk banget,” tutur Bayi yang akrab disapa Ayi.
Obrolan Spiritual, Rumah Tangga, Bisnis
Yang tergabung dalam HC berasal dari beragam latar belakang, ada dokter gigi, perancang busana, pegawai negeri sipil, pengusaha salon, mahasiswa, dan lain-lain masyarakat umum. Pengurusnya kurang lebih 30-an perempuan muda, untuk mudah mengenalinya, di antaranya ada yang anaknya Benyamin S, anaknya Ida Royani, anaknya Aa Gym, istrinya Syahrul Gunawan, dan lain-lain.
“HC diawali beberapa pelopor, Jehanara (putri Ida Royani) dan Dian Pelangi, ingin membuat wadah untuk orang berhijab dalam lingkup pergaulan. Di mana di dalamnya bisa saling berbagi, melakukan hal-hal bermanfaat. Maka dibuatlah HC. Awalnya ini dari blackberry group, lalu bertemu, saling mengenal dan kemudian berkembang,” cerita Ayi.
“Kita wanita perlu berbagi, tukar pikiran mengenai bagaimana mengelola rumah tangga, bagaimana visi Islam, kebutuhan ini kami dapatkan di HC. Misalnya ada yang bingung bagaimana konteks kewanitaan dalam Islam, dengan berdiskusi di komunitas ini, akan menjadi tahu, apalagi kami seumuran, sehingga enak diskusinya. Karena latar belakang pekerjaan kami juga berbeda-beda, kami juga tukar pikiran soal pekerjaan,” tutur Ayi.
“Di Butik ini, mereka (para perancang busana yang usianya muda-muda) kerja sama. Saya bikin salon di sebelah. Kami membentuk komunitas pergaulan yang terbuka, siapa saja (tentunya yang berkerudung dalam kehidupan sehari-hari) bisa bergabung di sini. Yang ada keinginan memakai kerudung dalam kehidupan sehari-hari tapi belum percaya diri atau merasa tidak punya teman, silahkan kemari,” kata Ayi.
Tabloidwanitaindonesia.net
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
